Anggota Komisi VIII DPR KH Maman Imanul Haq. (Foto: dokumentasi pribadi)
Anggota Komisi VIII DPR KH Maman Imanul Haq. (Foto: dokumentasi pribadi)
Desakan disampaikan Anggota Komisi VIII DPR KH Maman Imanul Haq menyusul keluhan 13 asosiasi penyelenggara haji dan umrah terkait dana PK sebesar USD 8.000 per jemaah yang belum juga dicairkan, padahal pembayaran layanan di Arab Saudi memiliki tenggat waktu ketat.
"Kami menerima laporan dana jemaah haji khusus belum cair. Ini berisiko karena pembayaran layanan di Arab Saudi harus tepat waktu. Kalau terlambat, dampaknya serius, termasuk pada penerbitan visa haji," kata Maman di Jakarta, Selasa 6 Januari 2026.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37
Senin, 29 Desember 2025 | 00:40
Senin, 29 Desember 2025 | 01:10
Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54
Senin, 29 Desember 2025 | 08:40
Senin, 29 Desember 2025 | 13:09
UPDATE
Kamis, 08 Januari 2026 | 00:04
Rabu, 07 Januari 2026 | 23:49
Rabu, 07 Januari 2026 | 23:30
Rabu, 07 Januari 2026 | 23:01
Rabu, 07 Januari 2026 | 22:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 21:56
Rabu, 07 Januari 2026 | 21:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 21:33
Rabu, 07 Januari 2026 | 21:09
Rabu, 07 Januari 2026 | 21:07